Senapan Angin Gejluk

Senapan AnginSenapan angin merupakan senapan yang menggunakan prinsip pneumatik yang menembakan proyektil dengan menggunakan tenaga udara atau sejenis gas tertentu yang dimampatkan. Senapan angin biasanya digunakan untuk olahraga dan berburu binatang kecil seperti burung dan tupai, ukuran peluru yang di pakai biasanya juga tidak terlalu besar yaitu ukuran kaliber 177 atau 4.5 mm dan 5.5 mm biasanya terbuat dari bahan timah, meskipun demikian senapan ini dapat membunuh manusia jika prosedur pemakaiannya keliru atau di salah gunakan Senapan angin gejluk menggunakan 2 sistem pengisian yaitu cara manual dengan di gejluk dan cara pengisian sistem pompa PCP . Senapan Gejluk sangat cocok untuk small game dan big game.

Senapan Gejluk jika dibandingkan dengan senapan PCP jauh lebih murah. Senapan Angin Gejluk adalah senapan angin multi shot, artinya dapat melakukan beberapa tembakan tanpa harus memompa lagi setelah menembak.

Jumlah tembakan dapat ditentukan dengan banyaknya jumlah Anda memompa. Semakin banyak memompa, semakin banyak pula tembakan yang dapat dilakukan.

Untuk anda yang memiliki Senapan Angin Gejluk, pasti sudah paham bagaimana cara menggunakanya. Tetapi kalau ditanya, bagaimana sistem kerja Senapan Angin Gejluk sehingga bisa melontarkan peluru? Barangkali masih banyak yang kebingungan.

Padahal memahami sistem kerja sangat penting agar kita mengetahui mana-mana saja komponen yang wajib ada. Mana-mana pula komponen yang bisa dihilangkan. Sederhana sepertinya.

Yups, setiap senapan angin memiliki cara kerja tersendiri. Meski secara umum, semua senapan angin bekerja menggunakan prinsip ilmu fisika. Misalnya pada Senapan Angin Gejluk yang memanfaatkan angin yang telah dimapatkan di dalam tabung melalui proses pompa ‘gejluk’.

Senapan Agin Gejluk  dikenal pula gejlug, locok, kocrok  atau senapan angin pompa kaki memiliki cara kerja yang cukup sederhana. Ia bekerja dengan cara memanfaatkan angin yang dimapatkan di dalam tabung untuk melontarkan peluru sesuai kecepatan yang diinginkan.

Biasanya kecepatanya (speed) bisa 1,2,3,4 kali. Ada juga beberapa tipe yang memiliki kecepatan hingga speed 7 kali. Tergantung berapa operan (gigi/grill) yang sobat pilih. Berikut cara kerja sanapan angin ini:

  1. Setiap peluru yang ditembakkan oleh senapan angin harus memiliki energi. Itu wajib

Tanpa energi, peluru tidak akan pernah bisa terlontar. Energi ini di dapat dari tekanan udara yang berada di dalam tabung. Untuk senapan angin gejluk, tekanan udara di dapat dengan cara memompa tuas pompa naik turun (gejlukkan) hingga beberapa kali.

Berapa kali jumlah gejlukanya tergantung besarnya tabung. Bisa 400 kali, bisa pula hingga 1000 kali. Yang pasti, ada baiknya jika soba isi tabung udara dengan tekanan udara mencapai maksimal.

  • Seluruh komponen bekerja sebagai satu kesatuan

Senapan Angin Gejluk memiliki beberapa komponen utama yang harus bekerja sebagai satu kesatuan. Komponen utama yang terdiri dari Pompa, katup udara, tabung udara, laras senapan dan peluru yang harus sesuai dan dalam keadaan normal. Sebab masing-masing mengaplikasikan prinsip fisika dengan peranan tersendiri yang menjadikan senapan angin gejluk bekerja.

  • Komponen tuas pompa memiliki fungsi untuk menekan katup masuk udara untuk dimampatkan kedalam tabung udara senapan. Di sinilah letak perbedaan antara senapan angin tipe gejluk dengan tipe lainya. Misalnya dengan multipump, ia menekan udara dengan cara memompa menggunakan pompaan tangan. Sementara pada tipe gejluk menggunakan sistem pengisian angin dengan menekan tuas pompa naik turun.
  • Komponen tabung udara memiliki fungsi untuk menyimpan udara yang telah dimapatkan oleh tuas pompa yang nantinya berfungsi untuk mendorong peluru. Tentu semua senapan angin mengaplikasikan prinsip semacam ini.
  • Katup udara memiliki fungsi untuk memisahkan tabung penyimpan udara dengan udara yang berada di luar dan juga tabung udara dengan ruang laras.
  • Laras senapan memiliki fungsi untuk menempatkan peluru dan mengarahkan kemana arah tembakan.
  • Terakhir peluru. Ia harus mampu melewati laras dengan jalur tempuh yang seimbang di dalam laras. Itulah mengapa peluru sudah dibuat dengan sedemikian rupa.

Jika seluruh komponen di atas dalam keadaan normal, tentu Senapan Angin Gejluk dapat bekerja dengan optimal. Sebaliknya salah satu saja mengalami masalah, senapan angin tidak akan dapat bekerja.

  • Udara hanya boleh keluar saat pelatuk ditarik

Itulah mengapa di dalam ujung tabung diletakkan katup searah. Fungsinya tak lain untuk manahan udara yang masuk. Kemudian mengeluarkan udara saat pelatuk di tarik.  Pada saat pelatuk searah di buka, udara dalam tabung akan keluar menuju laras senapan mendorong peluru.

Begitupun ketika peluru dimasukkan ke dalam laras, peluru harus terlebih dahulu sobat dorong masuk ke dalam agar posisinya tidak terbalik. Jika posisi terbalik, peluru tidak akan bisa dilontarkan.

baca juga : harga jual senapan angin

Dengan bentuk peluru yang khusus, di mana dasar peluru bidang bertujuan untuk memaksimalkan dorongan udara. Ujung peluru yang lancip juga bertujuan agar mudah menerobos udara saat ditembakkan.

  • Senapan Angin juga bekerja menggunakan prinsip rekayasa fluida pneumatik dan proses kerja mekanik.

Energi potensial yang dibentuk oleh tekanan udara di dalam tabung akan mendorong peluru saat katub dibuka. Katub hanya bisa terbuka dengan sempurna saat pelatuk di tarik. Kemudian udara yang keluar akan melewati laras dan mendorong peluru terlontar.

Peluru yang dilontarkan oleh laras akibat dorongan udara dari tabug memiliki kecepatan dan massa. Dan karena memiliki massa peluru juga memiliki momentum. Sehingga dalam ilmu fisika kita dapat mengartikan bahwa peluru yang dilontarkan oleh senapan angin gejluk mengandung V0 (kecepatan awal), Vt (Kecepatan), m (massa) dan s (jarak tempuh). Masing-masing dapat kita ukur secara akurat.

Misalnya saja untuk mengukur jarak jangkauan peluru, walau pada senapan angin gejluk daya jangkau tertulis hingga 150 meter, sebenarnya dapat kita buktikan dengan mengukur berapa tekanan angin dan massa peluru. Sebaliknya untuk mengukur tekanan angin dapat dilakukan dengan menghitung daya jangkauan peluru.

Prinsipnya, semakin besar tekanan angin mendorong peluru semakin jauh pula peluru yang dilontarkan. Itulah mengapa jika kita kerap menggunakan gigi penuh (speed 4 misalnya), angin yang ada pada senapan angin gejluk akan cepat habis. Tetapi dengan speed 4 kita dapat melumpuhkan babi hutan.

Teori di atas jika diaplikasikan pada Senapan Angin gejluk Pasopati Dual Power, yang memiliki kapasitas tekanan angin 2700 psi. Kita dapat menghitung berapa kali kemampuan tembakan senapan angin ini jika angin terisi penuh.

Jawabanya tentu tergantung berapa banyak tekanan angin yang sobat keluarkan untuk sekali tembak. Jika sobat memaksimalkan kecepatan peluru hingga 1150 fps, tentu hanya mampu sekitar 25 hingga 30 Kali Tembakan. Untuk mengisi hingga penuh dibutuhkan hingga 2000 tumbukan itupun dengan catatan sobat melakukan dengan benar.

Uncategorized

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*